Bebas Ganjil Genap Jadi Alasan Wuling Darion EV Lebih Laris Dibandingkan Tipe Hybrid
17 March 2026
Penjualan mobil MPV terbaru Wuling Darion di Indonesia terus mencatatkan tren yang sangat positif sejak peluncuran perdananya. Hingga saat ini model kendaraan keluarga tersebut diklaim sudah mengantongi ribuan pesanan dari konsumen di Tanah Air.
Direktur Operasional Pemasaran Wuling Motors Ricky Christian membeberkan bahwa total angka penjualan Darion kini telah sukses melampaui empat ribu unit. Saat ditemui di Jakarta pada hari Jumat 13 Maret 2026 ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh konsumen yang sudah memercayakan mobilitas harian mereka menggunakan produk Wuling Darion.
Mobil ini sendiri hadir dalam dua pilihan teknologi elektrifikasi yaitu versi listrik murni atau EV dan varian hybrid atau PHEV. Meskipun begitu Ricky menyebutkan bahwa tipe listrik murni masih menjadi primadona dan mendominasi pilihan sebagian besar konsumen.
Menurutnya salah satu faktor penentu yang membuat varian EV jauh lebih laris adalah adanya aturan pembatasan lalu lintas di sejumlah kota besar. Kendaraan listrik murni mendapatkan keistimewaan karena terbebas dari aturan ganjil genap sehingga memberikan kelonggaran lebih bagi para pengguna yang sering beraktivitas di wilayah perkotaan khususnya Jakarta.
Kendati demikian Ricky juga melihat adanya peningkatan minat terhadap varian hybrid dalam beberapa bulan terakhir ini. Para pembeli dinilai mulai mempertimbangkan tipe PHEV karena mampu menawarkan efisiensi bahan bakar yang sangat baik sekaligus memberikan ketenangan dan fleksibilitas saat harus bepergian jarak jauh.
Ricky merinci bahwa kontribusi penjualan tipe hybrid perlahan terus merangkak naik. Dari yang awalnya hanya sekitar sepuluh persen kini angkanya sudah menyentuh lima belas hingga dua puluh persen. Secara keseluruhan perbandingan komposisi penjualan Wuling Darion saat ini masih dipegang oleh varian EV dengan porsi delapan puluh persen berbanding dua puluh persen untuk varian PHEV.