Bingung Pilih Mobil Listrik? Kenali Dulu Jenis-Jenisnya!

15 September 2025

Pada tahun ini, berbagai pabrikan mulai memperkenalkan banyak model kendaraan listrik baru, seperti Jaecoo J5 BEV, Toyota Kijang Innova Zenix HEV, hingga Chery Tiggo 8 PHEV. Di balik nama-nama tersebut, terdapat singkatan seperti BEV, HEV, dan PHEV yang bukan sekadar kode acak untuk membuat kendaraan tampak menarik, melainkan menunjukkan jenis teknologi penggerak yang digunakan. Saat ini, ada beberapa tipe kendaraan listrik yang umum dijumpai di pasaran, yaitu sebagai berikut:          

BEV (Battery Electric Vehicle)

Yang pertama dan yang paling umum diproduksi oleh pabrikan adalah kendaraan listrik bertipe BEV (Battery Electric Vehicle) atau kendaraan listrik yang menggunakan baterai sebagai satu – satunya sumber tenaga. Penempatan baterai sebagai sumber tenaga biasanya ditempatkan di bagian bawah kendaraan yang berfungsi untuk mencaga stabilitas. BEV tidak menggunakan mesin pembakaran internal sehingga tidak menghasilkan emisi gas buang saat beroperasi serta menghasilkan suara yang lebih tenang.

            PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle)

Yang kedua ada tipe PHEV yang sesuai dengan namanya kendaraan tipe ini memiliki dua sumber tenaga. Tenaga yang digunakan kendaraan bertipe PHEV adalah mesin pembakaran internal dan motor listrik. Seperti kendaraan listrik pada umumnya mereka dapat diisi ulang dari sumber listrik eksternal namun, PHEV juga memiliki mesin pembakaran internal yang bisa digunakan untuk melanjutkan perjalanan ketika daya baterai sudah habis.

            HEV (Hybrid Electric Vehicle)

HEV merupakan kendaraan listrik bermesin hybrid (gabungan dari motor listrik dan mesin pembakaran internal) yang daya listrik pada baterainya tidak dapat diisi ulang dari sumber listrik eksternal. Sistem kerjanya adalah motor listrik hanya bekerja pada RPM rendah, begitu putaran mesin mencapai RPM tertentu sumber tenaga akan beralih ke mesin pembakaran internal. Energi listrik yang digunakan oleh motor listrik didapatkan dari proses pengereman regeneratif. Proses kerja ini membuat bahan bakar yang digunakan menjadi lebih minim dari pada kendaraan bermesin bensin biasa.

            FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle)

Yang terakhir ada FCEV. Di Indonesia sendiri kendaraan listrik bertipe FCEV sendiri masih merupakan prototype dan model – model yang dipamerkan dan belum diproduksi secara masal. Tipe ini menggunakan sel bahan bakar yang mengubah hidrogen menjadi listrik yang menghasilkan air sebagai produk sampingan. Mobil FCEV ini digadang – gadang sebagai kendaraan yang paling ramah lingkungan. Sampai saat ini kendaraan bertipe FCEV masih dalam tahap pengembangan hingga nanti dapat diproduksi secara masal.

Memahami perbedaan antara BEV, HEV, PHEV, dan FCEV bukan hanya soal mengenal istilah teknis, tetapi juga langkah awal untuk menemukan kendaraan listrik yang paling cocok dengan gaya hidup kita. Setiap tipe menawarkan keunggulan unik—mulai dari efisiensi energi, kemudahan pengisian daya, hingga ramah lingkungan. Dengan mengetahui karakter masing-masing, kita bisa lebih bijak memilih kendaraan yang bukan hanya nyaman dikendarai, tetapi juga mendukung masa depan transportasi yang bersih dan berkelanjutan.