Donut Lab Bikin Kejutan, Rilis Baterai Kendaraan Listrik Cepat Penuh Tanpa Pendingin Rumit
27 February 2026
Selama ini pasar baterai kendaraan listrik selalu dikuasai oleh perusahaan raksasa asal China dan Korea Selatan. Tapi kini sebuah perusahaan baru asal Finlandia bernama Donut Lab sukses membuat kejutan. Mereka menyatakan bahwa baterai jenis solid state buatan mereka bisa terisi penuh hanya dalam waktu tujuh menit.
Kabar ini tentu sangat mengejutkan banyak pihak. Teknologi solid state memang sudah lama dinilai sebagai pencapaian paling tinggi di dunia kendaraan listrik karena lebih aman dan kapasitas energinya lebih padat. Menurut laporan pada Kamis 26 Februari 2026, pihak Donut Lab menyebut baterai mereka punya kepadatan energi hingga 400 Wh per kg. Baterai ini juga diyakini mampu bertahan hingga seratus ribu kali pengisian daya, sebuah angka yang jauh melampaui kemampuan baterai biasa yang banyak dipakai saat ini.
Untuk membuktikan kehebatan tersebut, Donut Lab menggandeng pusat riset teknis VTT Finlandia untuk melakukan pengujian resmi. Hasilnya sangat memuaskan, pengisian daya dari nol hingga delapan puluh persen cuma butuh waktu empat setengah menit dengan bantuan dua alat pendingin. Sedangkan untuk sampai penuh seratus persen hanya butuh waktu sedikit di atas tujuh menit dengan suhu baterai mencapai 63 derajat Celcius. Pada pengujian lain yang cuma memakai satu alat pendingin, suhu baterai sempat naik hingga 90 derajat Celcius, sehingga proses harus dihentikan sementara sekitar empat menit agar suhu kembali turun.
Bos Donut Lab yakni Vile Piippo menegaskan bahwa racikan baterai mereka sangat berbeda dari buatan pesaing. Biasanya baterai sejenis butuh tekanan tinggi dan ukurannya bisa membesar saat diisi ulang. Namun baterai buatan mereka tidak butuh tekanan khusus ataupun sistem pendingin yang rumit. Jika terbukti awet, temuan ini jelas bakal menjadi langkah besar di industri otomotif.
Menariknya, Donut Lab sengaja memamerkan hasil tes ini lewat situs web https://idonutbelieve.com/ sebagai bentuk sindiran halus kepada pihak yang masih ragu. Mereka juga berjanji akan segera merilis data tambahan untuk memperkuat semua pernyataan tersebut. Rencananya baterai canggih ini akan dipakai pertama kali pada motor listrik Verge TS Pro yang siap meluncur awal tahun ini. Jika semua janjinya terbukti, teknologi ini dipastikan bakal mengubah peta persaingan kendaraan listrik di seluruh dunia.