Kunjungi Pabrik di Karawang, DPR RI Dukung Penuh Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik

16 April 2026

Komisi XII DPR RI secara tegas menyatakan dukungannya terhadap penguatan ekosistem industri baterai nasional. Langkah ini dinilai sangat penting sebagai bagian dari transformasi energi bersih dan program hilirisasi mineral strategis di Tanah Air. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Komisi XII DPR RI yakni Putri Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan kerja spesifik ke proyek pabrik baterai kendaraan listrik milik PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery atau CATIB di Karawang Jawa Barat pada hari Rabu 15 April 2026.

Putri menilai bahwa kehadiran pabrik ini merupakan sebuah terobosan besar yang akan menjadi tonggak sejarah terbentuknya ekosistem baterai kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi yang terintegrasi secara nasional. Ia juga mengungkapkan rasa kagumnya terhadap teknologi modern yang digunakan di pabrik CATIB. Proses produksi di fasilitas ini sudah didominasi oleh sistem robotik hingga delapan puluh persen sehingga mampu menghasilkan produk dengan tingkat presisi yang sangat tinggi. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia sudah sangat siap untuk bersaing dalam rantai pasokan industri baterai global.

Lebih lanjut Komisi XII sangat berharap tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia bisa terus meroket seiring dengan hadirnya industri pendukung yang kuat. Pabrik CATIB ini diproyeksikan tidak hanya menjadi penyuplai untuk pasar domestik tetapi juga siap menjadi pemain besar di kawasan Asia hingga ke tingkat dunia. Selain itu Putri juga menyoroti pentingnya kebijakan konversi dari kendaraan berbahan bakar minyak menuju kendaraan listrik. Langkah strategis ini diyakini mampu menghemat anggaran subsidi energi sekaligus menekan angka ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak mentah yang jumlahnya sangat besar.

Dalam kunjungannya tersebut pihak legislatif juga memberikan beberapa catatan penting terkait aspek sosial dan lingkungan. Perusahaan diminta untuk memprioritaskan warga lokal khususnya di wilayah ring satu untuk mengisi sekitar tiga ribu lowongan pekerjaan yang tersedia. Pengelolaan limbah juga harus dipastikan sesuai aturan agar pabrik ini benar benar layak menjadi percontohan industri hijau yang bersih. Di samping itu rencana penggunaan panel surya dalam operasional pabrik sangat diapresiasi sebagai wujud nyata komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan sekitar.

Sebagai informasi tambahan pabrik CATIB ini merupakan perusahaan patungan antara MIND ID melalui PT Industri Baterai Indonesia dan konsorsium CBL. Proyek raksasa bernilai investasi sekitar tujuh triliun rupiah ini memiliki kapasitas awal 6,9 GWh dengan potensi pengembangan hingga lebih dari 15 GWh. Hingga bulan Januari 2026 pembangunan infrastruktur dasar telah rampung dikerjakan sementara proses instalasi peralatan masih terus berlangsung. Jika tidak ada aral melintang pabrik canggih ini ditargetkan sudah bisa beroperasi penuh pada kuartal ketiga tahun 2026 ini.