Mobil Listrik Nissan Ariya Diprediksi Hadir di Indonesia, Intip Keunggulannya
18 July 2025
Nissan Ariya menjadi salah satu mobil listrik yang paling menarik perhatian sejak diperkenalkan pertama kali di ajang GIIAS 2024. Mobil listrik bergaya SUV futuristik ini tampil bersama Nissan Sakura sebagai bagian dari strategi elektrifikasi Nissan di Indonesia. Meskipun belum dijual secara resmi, Ariya sudah dipamerkan secara langsung kepada publik, menunjukkan keseriusan Nissan dalam menjajaki pasar mobil listrik premium di Tanah Air.
Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) menyatakan bahwa mereka telah menguji Ariya langsung di Jepang dan melihat potensi besar untuk pasar Indonesia. Mereka juga mengungkapkan bahwa komunikasi dengan prinsipal global tengah dilakukan untuk mempercepat kehadiran Ariya di kawasan Asia Tenggara. Namun, hingga pertengahan 2025 ini, belum ada konfirmasi resmi terkait waktu peluncuran Ariya di Indonesia, sehingga publik masih menunggu dengan antusias.
Dari sisi spesifikasi, Nissan Ariya hadir dalam dua pilihan baterai, yaitu 63 kWh dan 87 kWh, dengan varian penggerak roda depan (FWD) dan all-wheel drive (AWD e-4ORCE). Jarak tempuhnya mencapai sekitar 490 km (WLTP) untuk versi tertinggi, menjadikannya salah satu mobil listrik dengan daya jelajah jauh di kelasnya. Tenaga yang dihasilkan mencapai 214–238 dk dengan torsi hingga 300 Nm, cocok untuk penggunaan jarak jauh maupun perkotaan.
Ariya juga unggul dalam teknologi berkendara. Mobil ini dibekali sistem ProPILOT Assist 2.0 yang memungkinkan pengendaraan semi-otonom, serta paket keselamatan lengkap melalui Nissan Safety Shield 360. Fitur seperti pengereman otomatis, blind spot monitoring, lane departure warning, dan kontrol adaptif hadir untuk memberikan pengalaman berkendara yang aman dan modern.
Di dalam kabin, Nissan Ariya menghadirkan nuansa futuristik dengan layout dashboard minimalis, dua layar 12,3 inci untuk infotainment dan instrumen, serta fitur head-up display. Kursi tanpa gravitasi, ambient lighting, dan sistem audio premium turut menunjang kenyamanan berkendara. Sistem hiburan mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, serta bisa diatur melalui virtual assistant berbasis suara.
Jika benar diluncurkan di Indonesia, harga Nissan Ariya diperkirakan berada di kisaran Rp 1,1 miliar hingga Rp 1,4 miliar, tergantung pada varian baterai dan sistem penggeraknya. Nissan disebut akan memberikan garansi baterai selama 8 tahun atau 160.000 km dan memperluas layanan purna jual untuk mobil listrik di kota-kota besar. Ini menjadi salah satu nilai lebih yang bisa menarik konsumen premium yang menginginkan mobil listrik canggih dan bergaya.
Meski belum ada tanggal pasti peluncurannya, banyak analis menilai bahwa Nissan Ariya sangat berpeluang masuk pasar Indonesia dalam waktu dekat, mengingat tren elektrifikasi dan kesiapan infrastruktur yang terus berkembang. Untuk saat ini, status Ariya masih dalam tahap penjajakan, tetapi sinyal kuat sudah diberikan Nissan tinggal menunggu momen yang tepat untuk resmi dipasarkan.