PLN UID Lampung Dorong Seluruh Kendaraan Operasional Berbasis Listrik

18 May 2026

BANDAR LAMPUNG – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus memperkuat komitmennya terhadap penggunaan energi bersih dengan meningkatkan pemakaian kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) sebagai armada operasional di semua area kerjanya. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk beralih ke sistem operasional yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Hingga bulan Mei 2026, PLN UID Lampung telah mengoperasikan 51 unit kendaraan listrik untuk mendukung kegiatan para petugas di lapangan. Kendaraan-kendaraan ini digunakan tidak hanya di lingkungan perkotaan, tetapi juga di banyak daerah yang memiliki medan yang cukup menantang.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mencapai sasaran transisi energi nasional dan pengurangan emisi karbon. Dia menekankan bahwa perubahan ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik bisa menjadi solusi yang handal dan ramah lingkungan untuk mobilitas kerja.

Dari aspek operasional, kendaraan listrik dinilai mampu memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari para petugas PLN. Dengan jarak tempuh yang dapat mencapai sekitar 350 hingga 450 kilometer setelah pengisian daya, kendaraan ini dianggap efektif untuk menunjang pelayanan pelanggan, pemeliharaan jaringan, hingga kegiatan operasional lainnya.

Keberadaan kendaraan listrik juga didukung oleh infrastruktur pengisian daya yang siap di Lampung. Saat ini, PLN telah menyediakan banyak Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di berbagai lokasi strategis untuk mendukung mobilitas kendaraan listrik di kawasan tersebut.

Selain meningkatkan efisiensi energi, kendaraan listrik juga dianggap memberikan kenyamanan lebih bagi petugas lapangan. Kendaraan ini memiliki suara mesin yang lebih tenang, perawatan yang lebih mudah, dan tetap memberikan performa maksimal dalam berbagai kondisi operasional.

PLN UID Lampung menetapkan target agar penggunaan kendaraan operasional berbasis listrik dapat dilaksanakan secara bertahap hingga mencapai 100 persen. Upaya ini diharapkan bisa menjadi teladan bagi instansi pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.

Melalui transformasi ini, PLN optimis bahwa kendaraan listrik tidak hanya akan membantu mengurangi emisi karbon, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional perusahaan serta memperkuat ekosistem kendaraan listrik di tingkat nasional.