Siap Mengaspal Tahun Ini, Akankah Honda Super One Mengusung Nama Brio EV?

05 March 2026

Honda Super One kini tengah menjadi sorotan hangat setelah tertangkap kamera sedang melakukan uji coba jalan di Indonesia. Dengan ukurannya yang terbilang mungil, banyak pihak mulai menduga duga apakah mobil listrik ini nantinya akan mewarisi nama besar Brio dan dipanggil dengan sebutan Brio EV saat resmi diluncurkan nanti.

Secara proporsi, Honda Super One memang sangat ideal untuk dijadikan mobil andalan di jalur perkotaan. Mobil ini memiliki panjang sekitar 3589 milimeter, ukurannya hanya terpaut sekitar 200 milimeter lebih pendek jika dibandingkan dengan Honda Brio yang biasa kita lihat di jalanan. Kemiripan dimensi inilah yang membuat banyak pencinta otomotif sering mengaitkan kedua model kendaraan tersebut.

Menanggapi berbagai rumor yang beredar luas, Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Honda Prospect Motor Yusak Billy akhirnya angkat bicara. Pada hari Selasa tanggal 3 Maret 2026 lalu, ia menegaskan bahwa pihak Honda sama sekali belum memutuskan nama resmi untuk mobil listrik canggih tersebut. Saat ditanya mengenai peluang penggunaan nama Brio EV, Billy justru merespons dengan santai dan menyebut bahwa nama itu hanyalah tebakan dari rekan media saja.

Lebih lanjut, Billy menjelaskan bahwa penamaan sebuah produk otomotif selalu disesuaikan dengan strategi pemasaran di masing masing negara. Nama yang tenar di pasar global bisa saja diubah saat masuk ke pasar Indonesia agar lebih mudah diterima konsumen. Walaupun ia tidak menampik adanya kemungkinan penggunaan nama khusus demi mendongkrak penjualan, ia tetap mengunci rapat identitas asli Super One untuk pasar domestik kita.

Meski masih merahasiakan namanya, Billy membawa kabar yang sangat menggembirakan bagi para penggemar Honda. Ia memastikan seratus persen bahwa Super One akan resmi mengaspal di Indonesia pada tahun ini. Rencana peluncuran tersebut bukanlah sekadar janji manis, sebab unit yang sedang rajin diuji coba di jalanan terbukti sama persis dengan yang sudah didaftarkan ke pihak berwenang. Sayangnya ia masih belum mau membocorkan bulan pasti peluncurannya.

Sebagai bukti keseriusan Honda meramaikan pasar kendaraan listrik, jejak Super One rupanya sudah tercatat rapi di laman Badan Pendapatan Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk tahun 2026. Kendaraan ramah lingkungan ini didaftarkan menggunakan kode registrasi JG6 A EV ZZE dengan nilai jual yang tercatat di angka 257 juta rupiah. Namun perlu diingat baik baik, angka tersebut hanyalah nilai dasar untuk perhitungan pajak dan sama sekali bukan acuan harga jual resmi yang akan ditawarkan kepada konsumen kelak.