SPKLU “Pole Mounted” Pertama di Indonesia, kolaborasi dari PLN Dengan Astra
09 September 2025
PT Velasto Indonesia—anak usaha PT Astra Otoparts Tbk—dan PT PLN Enjiniring, anak perusahaan PT PLN (Persero), bekerja sama dalam menghadirkan model inovatif Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU): pole mounted charger. Pole Mounted Charger merupakan inovasi yang menghadirkan SPKLU dengan memanfaatkan tiang listrik PLN sebagai sumber listrik utama. SPKLU ini sudah mulai beroperasi sejak tanggal 17 Agustus 2025 di PLN ULP Belanti, Padang, Sumatera Utara. Awal pengoperasian SPKLU tersebut juga menandai dimulainya operasional 19 unit serupa yang tersebar di Sumatera Barat dan Jawa Barat. Target dari pembangunan SPKLU ini adalah 122 unit SPKLU tipe Pole Mounted Charger yang tersebar sebanyak 30 unit di Sumatera Utara dan 92 unit di Jawa Barat yang nantinya akan di-ekspansi ke berbagai wilayah di Indonesia guna mendukung jaringan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Indonesia.
Apa keunggulan dari Pole Mounted Charging ini? Pembangunan SPKLU ini tidak membutuhkan pembukaan lahan baru karena perangkat pengisian akan diinstall langsung di tiang lsitrik yang sudah ada sehingga bisa menjadi solusi pembangunan SPKLU di area padat. Selain itu, setiap unit sudah dibekali dengan teknologi AC Charging 7kW dengan sistem keamaan yang sudah terjamin. Unit ini juga sudah terintegrasi dengan Internet of Things (IoT) untuk fungsi pengendalian jarak jauh yang langsung terhubung dengan sistem PLN. Layanan ini juga dibuat mudah diakses oleh pengguna, hanya melalui Super App PLN Mobile pengguna bisa mencari titik lokasi unit terdekat hingga monitoring proses pengisian secara real-time.
Pembangunan Stasiun Pengisian Kendaran Listrik Umum (SPKLU) dengan tipe Pole Mounted Charger ini juga sebagai wujud komitmen PT. Velasto untuk menydiakan perangkat pengisian yang aman, moder, efisien, dan menjangkau masyarakat luas sekaligus juga menjadi langkah strategis dan inovatif Astra Otoparts serta PLN dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik. Pendekatan yang efisien tanpa perlu lahan tambahan, ditambah integrasi IoT dan akses mudah via aplikasi, menjadi nilai tambah bagi percepatan adopsi EV di Indonesia. Pertanyaannya adalah, seberapa cepat dan serempak apakah SPKLU “Pole Mounted” ini akan dikembangkan ke wilayah lain agar ekosistem kendaraan listrik semakin merata di seluruh Indonesia?