Tembus 1500 Kilometer, Chery Siapkan Baterai Canggih untuk Mobil Listrik Masa Depan
02 April 2026
Pabrikan otomotif asal China yakni Chery tengah bersiap membuat sejarah baru di industri kendaraan listrik. Mereka dilaporkan sedang mengembangkan teknologi baterai jenis solid state yang diklaim mampu membuat mobil melaju hingga lebih dari 1500 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Kemampuan daya jelajah ini dipastikan jauh melampaui standar jarak tempuh mobil listrik mana pun yang saat ini beredar luas di pasaran global.
Kecanggihan utama baterai buatan Chery ini terletak pada penggunaan material elektrolit padat sebagai pengganti cairan yang biasa dipakai pada baterai konvensional. Lewat inovasi cerdas tersebut, prototipe baterai ini sudah berhasil mencapai tingkat kepadatan energi sebesar 400 watt jam per kilogram.
Bahkan untuk tahap selanjutnya, Chery sangat optimis menargetkan kepadatan energi bisa menembus angka 600 watt jam per kilogram. Sebagai perbandingan, baterai biasa yang banyak dipakai saat ini rata rata hanya memiliki kepadatan energi sekitar 250 hingga 300 watt jam per kilogram saja.
Teknologi penyimpanan daya yang nantinya bernaung di bawah payung merek Kunpeng dan masuk dalam jajaran seri Rhino ini juga dirancang sangat tangguh. Beberapa keunggulan utama yang ditawarkan antara lain:
Mampu bertahan hingga lima ribu kali siklus pengisian daya secara maksimal.
Sanggup menambah jarak tempuh sejauh 500 kilometer hanya dengan waktu pengecasan sekitar delapan menit saja.
Rencananya, Chery akan membeberkan seluruh rahasia dan peta jalan teknologi baterai ini pada pameran khusus bertajuk Battery Night yang akan segera digelar pada 18 Maret mendatang.
Guna menjamin standar keamanannya, jajaran baterai baru ini wajib melewati serangkaian uji coba ekstrem di berbagai kondisi nyata. Pengujian tersebut meliputi paparan suhu panas dan dingin yang ekstrem, rendaman air garam, simulasi tabrakan, hingga benturan keras di area bawah bodi mobil.
Jika semua tahapan pengujian ini berjalan mulus dan sukses, teknologi mutakhir tersebut rencananya akan mulai diterapkan pada mobil secara terbatas pada tahun 2026. Selanjutnya, Chery menargetkan produksi massal baterai ini untuk pasar global bisa terealisasi sepenuhnya pada tahun 2027 mendatang.