Zoox Siap Produksi 10.000 Robotaxi, Saingi Tesla dan Waymo
20 June 2025
Amazon’s Zoox telah mengambil langkah besar dalam persaingan robotaxi dengan membuka fasilitas produksi pertamanya di Hayward, California, pada Juni 2025. Pabrik seluas 220.000 kaki persegi ini, setara dengan 3,5 lapangan sepak bola, dirancang untuk memproduksi hingga 10.000 robotaxi per tahun saat beroperasi penuh. Tidak seperti Waymo yang menggunakan kendaraan modifikasi atau Tesla yang mengandalkan Model Y, Zoox membangun robotaxi dari nol tanpa setir atau pedal, menawarkan desain futuristik seperti “toaster beroda”. Interiornya menyerupai ruang tamu kecil, dengan kursi saling berhadapan untuk empat penumpang, menciptakan pengalaman yang lebih sosial dibandingkan kompetitor. Zoox berencana meluncurkan layanan komersial di Las Vegas akhir 2025, diikuti San Francisco pada 2026.
Robotaxi Zoox menggunakan pendekatan serupa dengan Waymo, mengandalkan kombinasi sensor lidar, radar, dan kamera untuk navigasi otonom. Ini berbeda dengan strategi Tesla yang hanya menggunakan kamera dan kecerdasan buatan, dengan alasan lidar terlalu mahal untuk skala besar. Namun, Zoox menekankan keselamatan dengan sensor canggih, termasuk delapan lidar, 18 kamera, dan empat kamera termal untuk mendeteksi pejalan kaki dalam kondisi buruk. CTO Zoox, Jesse Levinson, menyatakan bahwa fokus mereka adalah memaksimalkan keselamatan, bukan sekadar menekan biaya seperti Tesla. Pabrik Hayward tidak hanya untuk perakitan, tetapi juga mencakup pengembangan perangkat lunak, integrasi perangkat keras, dan pengujian akhir, termasuk uji hujan simulasi dan trek luar ruangan untuk memastikan kualitas.
Meski ambisius, Zoox masih tertinggal dari Waymo, yang telah mencatatkan 71 juta mil tanpa pengemudi hingga Maret 2025 dan melayani 250.000 perjalanan berbayar per minggu di empat kota AS. Tesla juga bersiap meluncurkan robotaxi berbasis Model Y di Austin pada 22 Juni 2025, meski Elon Musk mengakui tanggal itu bisa bergeser demi keselamatan. Para ahli memperingatkan bahwa butuh miliaran mil di berbagai kondisi untuk membuktikan robotaxi benar-benar aman, jauh lebih banyak dari yang telah dicapai siapa pun. Zoox sendiri baru menguji lebih dari 20 kendaraan di beberapa kota AS, dengan produksi saat ini hanya satu unit per hari, meski ditargetkan meningkat jadi tiga per jam pada 2026.
Zoox menonjol dengan pendekatan integrasi vertikal, mengendalikan desain, produksi, dan operasi armadanya sendiri. Ini memungkinkan fleksibilitas dalam menyesuaikan desain masa depan berdasarkan kebutuhan pasar. Namun, tantangan besar menanti, termasuk regulasi ketat dan insiden kecil seperti tabrakan di San Francisco yang memicu investigasi sementara pada April 2025. Dengan dukungan Amazon dan fasilitas canggih di Hayward, Zoox berpotensi menjadi penantang serius, tapi membuktikan skalabilitas dan keselamatan tetap jadi ujian utama. Apakah robotaxi tanpa setir ini akan mengubah cara kita bepergian, atau hanya jadi eksperimen mahal?
Sumber: https://insideevs.com/news/719806/zoox-robotaxi-production-facility/